MediaMuslim.Info – Dalam beberapa kasus terjadi seorang suami mendapati istrinya sudah tidak perawan lagi ketika dinikahi. Kehilangan keperawanan bukanlah selalu disebabkan oleh sebuah hubungan sex tetapi bisa juga disebabkan oleh hal-hal lain seperti karena terjatuh , berolah raga atau yang lainnya. Selain itu juga ada beberapa kasus selaput dara seorang gadis tidak mudah robek. Islam menjaga kehormatan seorang manusia karena itulah islam melarang seseorang menuduh zina tanpa kesaksian dari empat orang yang melihat sendiri kejadian itu seperti termuat dalam Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An Nuur: 4).Dan walaupun penyebab hilangnya keperawanan itu disebabkan oleh perbuatan zina yang dilakukan sang istri sebelumnya, seorang suami dilarang menyebarkan aib tersebut karena islam memerintahkan umatnya untuk tidak menyebarkan aib sesama muslim. Dan sudah ketetapan Alloh lah yang mempertemukan mereka dan sesungguhnya pintu taubat Alloh Subhanallohu wa Ta’ala itu sangatlah terbuka lebar.
Alloh Subhanallohu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan pekerjaan yang keji atau menganiaya diri sendiri , mereka ingat akan Alloh , lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa yang dapat mengampuni mereka selain daripada Alloh ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu , sedangkan mereka mengetahui”. (QS. Ali Imran: 135).
“Kecuali orang-orang yang bertobat sesudah itu dan memperbaiki ( dirinya ) maka sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An Nuur: 5)
Sehingga sangatlah mungkin bahwa Alloh menerima tobatnya dan mensucikannya dengan jalan pernikahan dengan seorang pria baik. Dan suatu berkah sekaligus ujian bagi sang suami untuk tetap melindungi bahkan membimbing istrinya dalam pernikahan yang penuh barakah dari Alloh Subhanallohu wa Ta’ala.
Akan tetapi seorang muslim atau muslimah yang menjaga kehormatannya, oleh sejumlah Imam mazhab diharamkan untuk menikah dengan pelacur baik laki-laki maupun perempuan, para hidung belang, maupun para pezina yang tidak mau bertobat malahan tenggelam dalam perzinahannya bahkan membanggakan perbuatannya itu. Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: “Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan wanita yang berzina atau perempuan yang musyrik , dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang mukmin” (QS. An Nuur: 3 )
“Wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang kej , dan laki-laki yang keji adalah buat wanita yang keji dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik.Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu).Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia” (QS. An Nuur: 26)
Dan bagi laki-laki maupun perempuan yang berzina tetapi akhirnya menyesali perbuatannya itu kemudian bertobat dan memohon ampunan pada Alloh maka sesungguhnya pintu ampunan itu akan selalu terbuka. Wallahu ‘Alam
Sumber: www.mediamuslim.info

22 November 2006 pada 7:38 pm
kebanyakan, dalam adat masyarakat timur, keperawanan merupakan hal yang sangat sakral. namun apa lacur jika memang ke-tidakperawan-an tersebut dikarenakan kejadian lain, bukan akibat berzina atau istilahnya kecelakaan. menurut saya,terima dia apa adanya. tapi jika memang dikarenakan akibat berzina, sebaiknya tidak perlu diungkit lagi. semua orang punya masa lalu. mungkin saja dia sedang dalam proses menuju tobat. peran suami sangatlah mendukung dalam hal ini. mohon koreksinya jika salah.
regards….
26 September 2009 pada 12:19 am
Thanks bwt informasi dan ajaran menuju kesetiaan akan istri tercinta…biarlah dlm menempu kehidupan berumah tngga slalu ada kesetiaan tanpa memandang masa lalu dri tiap pribdai
17 Oktober 2009 pada 2:01 am
bagi perempuan yang suda tak perawan lagi pesan dari sya jgn putus asa.apa bilah mau menika cobalah untuk jujur pada c suaminya.klu c suami mu benar benar mencintai mu dia bisa menerima mu apa adanya.sbb kesucian hanya di nikmati 1 mlm dan kebaikan istri bisa untuk selamanya.
30 April 2010 pada 10:52 pm
makanya coba dulu baru nikah
sip tuh gan
19 Mei 2010 pada 6:35 pm
“sbb kesucian hanya di nikmati 1 mlm dan KEBAIKAN ISTRI BISA UNTUK SELAMANYA”
suka sekali saya dengan komen anda diatas, terlebih yg sy besarkan hurufnya smua!!
13 Agustus 2011 pada 10:02 am
setiap orang yang bersalah PASTI dihukum, hukuman itu ada berbentuk fisik dan ada yang berbentuk jasmani, jika ada orang yg dapat lepas dari hukuman manusia tapi PASTI tidak akan lepas dari hukuman Allah sang PEMBUAT HUKUM
13 Agustus 2011 pada 10:38 am
Setiap orang yang bersalah PASTI dihukum, Jika melakukan kesalahan terhadap manusia ada hukumanya dan jika melakukan kesalahan terhadap Allah sudah pasti juga ada hukumanya. Hukuman itu ada yg ditanggung oleh fisik, ada yang ditanggung oleh jiwa, dan ada yang ditanggung oleh kedua-duanya. Jika ada orang yg dapat lepas dari hukuman Manusia ( Negara ), manusia, masyarakat dan sebagainya tapi PASTI tidak akan dapat lepas dari hukuman Allah yaitu : sang PEMBUAT HUKUM dan sebaik-baik penjaga hukum, Apakah hukuman itu berbentuk penyakit? kesusahan atau kesempitan hidup?, hati tidak pernah tenang ?, direndahkan derajatnya dihadapan manusia ? tidak mampu mendidik ana ?, keturunan kacau balau? susah beribadah kepada Allah atau apa lagi wallahualan, belum lagi nanti azab di Neraka nauzubillahminzalik
Bagi wanita yg sudah tdk perawan karena berzina: Jika Allah telah menjatuhkan hukumanya terhadapmu terimalah hukumanmu dengan iklas dan bertobatlah kepada Allah sesungguhnya Allahlah yg menentukan apakah tobatmu diterima atau tidak, karena sesungguhnya Alllah adalah sebaik-baik pemberi janji, dan janji Allah pasti akan terjadi.
.
13 Agustus 2011 pada 2:22 pm
Apa nikmatnya kalau sudah tidak perawan, apalagi perawaN itu dikasih ama org lain yg tdk berhak, MENDERITALAH…………………………………………………………………………….Kasihan tuh suami.
13 Agustus 2011 pada 2:25 pm
STATUS YG TIDAK PERAWAN APA SIH? JANDA ATAU GADIS, JIKA JANDA APAKAH KARENA DITINGGAL SUAMI ATAU KEMATIAN SUAMI, TIDAK JELAS TUH,…………………….MENAKUUUUUUUTKAN,
14 Maret 2011 pada 11:27 pm
SEBAGAI SEORANG LAKI2 KSATRIA. MENIKAHI PREMPUAN BUKAN SOAL SELAPUT DARA, TAPI BERDASARKAN KEBESARAN CINTA KEPADA WANITA ITU.DAN KEINGINAN BESAR UNTUK MEMBAHAGIAKAN WANITA YG DICINTAINYA ITU DAN MEMBINA KELUARGA YG BAHAGIA.
HANYA LAKI2 PENGECUT YG MENIKAHI PREMPUAN BERDASARKAN SELAPUT DARA.
13 Agustus 2011 pada 11:27 am
Bukan yg seperti itu yg dinamakan satria pak, Dan seorang lelaki yg menginginkan kesucian dari seorang wanita bukan pengecut namanya, karena hal tersebut adalah hal yg wajar dan manusiawi sekali apalagi keinginan tersebut telah menjadi nilai moral dimasyarakat. Allah telah memberi perintah kepada hambanya yg perempuan untuk menjaga kesucian dirinya kecuali hanya kepada suaminya saja karena itu adalah hak suaminya. Jika hambanya tersebut melanggar perintah Allah tersebut, maka sudah pasti Allah lebih tahu “hukuman apa yg tepat akan diberikan kepada hambanya tersebut” Jadi menjaga kesucian diri bagi kaum muslimah merupakan efek dari perintah Allah tersebut yg, kemudian terealisasi pada keinginan sesorang laki-laki yg normal.
13 Agustus 2011 pada 2:19 pm
setuju bg alfian
13 Agustus 2011 pada 2:26 pm
ITU BUKAN LAKI-LAKI SETIA NAMANYA, TAPI GOBBBBBBBBBLOOOOKKKKKK…..
15 Mei 2012 pada 1:18 pm
mungkin kalian bisa melupakan masalalu si wanita, tetapi apa si wanita jg sdh lupa sm masalalunya.
klo kmu bisa terima istrimu dikentotin org lain berkali2 dalam wkt bertaun2 dgn lbh dr 1 laki2 itu urusanmu.
klo ada yg tidak terima itu krn dia ingin ibu yg baik utk ank2nya kmu sebut mrk pengecut? smp kpn logika anda di kalahkan dgn emosi cinta.
13 Agustus 2011 pada 2:30 pm
TEGAKKAN AGAMA ALLAH…………………………………!
24 Oktober 2011 pada 12:47 am
Pusing kepala setelah 10tahun menikah baru ngaku sudah di kentot ama 2 orang lelaki
31 Oktober 2012 pada 3:53 pm
ga bisa…… sy mempunyai istri dah ga perawan lagi.. lubangnya dah gede waktu gw masukin,,, walau gw mencintainya,,, tapi klu jauh,,, gw sering inget msa lalunya,,,,, terus terang dulu dia kerja di rumah gw jadi pembantu,,, trus suatu malam dia izin keluar ma ortu gw untuk nginep di rumah mbanya,, trus gw liat sendiri malem2 dia dibonceng ma co,,,, mang cw anjing,,,,, mang cantik banget,,, trus gw kaya di pelet,,,,,, lw tau betapa sakitnya waktu malam itu pas dia nginep,,,,, trus gw dibuat tergila2 kya di pelet,,,,,, trus sampe skarang gw nikahin dia scra sirih,,,,, tapi jujur,,,,, gw ga mau kya gini,,,, stiap hari gw slalu inget kejadian itu,,,, tapi kadang kalo gw mw tinggalin,, gw iba dan cinta…… tapi jujur gw ga pernah mau seumur hidup gw ga merasakan perawan dari orang yang gw cinta,,,,,,,,, mang banyak cw nakal skarang harusnya dikategorikan anjing smua,,,,,, bukan manusia,,,,,,,, ga tau suami sekali seumur hidup mau merasakan perawan,,,,, tai……..
13 April 2013 pada 4:52 am
yang penting jujur dari awal tentang masa lalunya kalo sudah tak perawan, kalo tidak jujur maka berhak untuk dituntut…
11 Desember 2006 pada 9:48 am
tersentuh hati saya membaca artikel ini, karna saya pernah melakukan perbuatan terkutuk itu sama mantan pacar saya, dengan iming2 bakal dinikahi, dan alhamdullilah sekarang saya berada dalam hidayah Allah swt, dan dalam pikiran saya saat ini ingin sekali menikah, tp apa ada yg mau menerima diri saya ini tanpa keperawanan lagi, dan saya sangat-sangat menyesal akan masa lalu saya yg pahit dulu…
..masa lalu yg hitam… sampe saat ini blom bisa saya melupakannya.. berilah hamba selalu hidayahmu ya Allah..”amin”
26 Januari 2010 pada 11:03 pm
amin,,jgn pth smngttt.. dan trs berdoa,,,
7 Februari 2010 pada 4:27 pm
jangan mudah putus asa..
saya telah menerima istri saya yg memang udah ga perawan dan sering kali..dan ceritanya sama persis dengan anda..
karena saya sadari bukan itu yang saya cari..tp kesholehan yang ada pada pada dirinya..sungguh itu anugrah terindah, dan dia lah perhiasan dunia yang paling berharga bagiku..
masih banyak orang2 sholeh yang mau menerima anda, jangan putus asa..
9 Februari 2010 pada 8:20 pm
sama seperti saya,,saya jg sm masalahnya seperti kamu,,tp mantan cwok sy meninggalkan sy,,dan meniduri wanita lain..sy lg dekat dgn seorg pria yg sholeh,tp sy tkut untuk mendekatinya..sy bnr2 taubat,,,sy bnr2 kmbli kejln allah,sy bersyukur bs kmbli k jln allah.apakah saya bs diterima oleh lk2 yg sholeha//??????
13 Agustus 2011 pada 10:40 am
Setiap orang yang bersalah PASTI dihukum, Jika melakukan kesalahan terhadap manusia ada hukumanya dan jika melakukan kesalahan terhadap Allah sudah pasti juga ada hukumanya. Hukuman itu ada yg ditanggung oleh fisik, ada yang ditanggung oleh jiwa, dan ada yang ditanggung oleh kedua-duanya. Jika ada orang yg dapat lepas dari hukuman Manusia ( Negara ), manusia, masyarakat dan sebagainya tapi PASTI tidak akan dapat lepas dari hukuman Allah yaitu : sang PEMBUAT HUKUM dan sebaik-baik penjaga hukum, Apakah hukuman itu berbentuk penyakit? kesusahan atau kesempitan hidup?, hati tidak pernah tenang ?, direndahkan derajatnya dihadapan manusia ? tidak mampu mendidik ana ?, keturunan kacau balau? susah beribadah kepada Allah atau apa lagi wallahualan, belum lagi nanti azab di Neraka nauzubillahminzalik
Bagi wanita yg sudah tdk perawan karena berzina: Jika Allah telah menjatuhkan hukumanya terhadapmu terimalah hukumanmu dengan iklas dan bertobatlah kepada Allah sesungguhnya Allahlah yg menentukan apakah tobatmu diterima atau tidak, karena sesungguhnya Alllah adalah sebaik-baik pemberi janji, dan janji Allah pasti akan terjadi.
13 Agustus 2011 pada 2:28 pm
TEGAKKAN AGAMA ALLAH…………………………………………………….
25 November 2012 pada 8:40 am
saya pun pernah merasakann itu karena terpaksa , melakukan semua itu untuk pergi dari kehidupannya , dan insya allahaku sekarang ada dijalan allah yang benar amin , karena aku sudah menyesal atas semua kesalahanku dan aku pun bertobat atas semuanya semoga allah menerima taobatku amin
10 Januari 2013 pada 1:19 am
tidak semua lelaki itu sama.kalo aku sendiri ingin menikah sama yang udah gak prawan dan bener bener ingi tobat.aku malah lebih bangga bisa membimbing wanita yang tadinya nakal jadi tidak nakal.tapi asal bener bener tobat.kalo ketahuan lagi berbuat zina kubuang jauh jauh wanita seperti itu.rasanya ada kebahagiaan tersendiri menikah dengan gadis yang masa lalunya suram tapi aku bisa membimbingnya kejalan yang benar.tersarah orang mau bilang apa
18 Desember 2006 pada 5:47 am
Alloh sangatlah Pemberi Maaf dan Maha Penyayang. Yakinlah bahwa Alloh akan membantu hambanya yang sungguh-sungguh bertobat dan memuliakan hambanya yang bertobat tersebut di sisinya. Wallahu A’lam
13 Agustus 2011 pada 11:28 am
setuju
24 Oktober 2011 pada 1:05 am
Masa muda aku pacaran selalu menjaga keperawanan pacar-pacar ku.. agar suami mereka tidak kecewa.. dan aku pernah terjebak 1X oleh pelajur baru 3 kali tusuk sudah keluar hilang lah pejakaku… begitu kawin. dapat istri tidak perawan. dan mengaku setelah kami berumah tangga 12 tahun.. yang telah melakukan hubungan badan dengan 2 orang laki laki…… sakit hati. dan perasaan mau meledak tapi tak ada tenaga untuk semua itu. karena sudah terjadi dan kami sudah punya 2 anak…… rasa ingin berpisah dengan istri ku karena telah membohongiku selama 12 tahun.. pengen kawin lagi dan dapat istri yang lebih baik dari yang sekarang . tapi melihat dia begitu mencintaiku.. tak tega hatiku…… rasa cinta yang aku miliki sekarang hilang yang ada hanya berpura pura sayang kepadanya padahal dalam hatiku ingin aku mencari istri lagi.. yang baik dan betul betul perawan…, hari ini kejadian itu !!! dia telah mengaku karena aku menyudutkan dia dengan caraku… pusing ngak tahu mau bilang apa.. sedih hatiku.. air mata cuma ada dalam hati. ngak bisa keluar karena aku sudah berumur 41 tahun. .. aku hanya pasrah. pada Allah SWT .. bagaimana- bagaimana………..AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ingin teriak sampai keluar air mata……….. melepaskan tekanan dalam bhatin… Ampun Ya.. Allah.. munkin dengan cara ini aku bisa meringankan beban dihatiku..
26 Januari 2012 pada 2:56 pm
ass..
setiap manusia memmpunyai kekurangan dan kelebihan..
dari situ manusia hidup saling munutupi satu sama lainya, itu takdir khidupan dunia..
kita di beri kaki untuk selalu melangkah dn bkan mundur, begitu juga seperti pndangan hidup,, harus sellu mehat kedepan, kedepan dn terdepan..
ketahuilah masa lalu bisa membutakan mata bathin anda, hidup hnya sekali manfaatin hidup sebaik2nya hnya untuk dunia dn akhirat semata2 karena ikhlas lillahi ta’ala..
yang kita lihat seberpa besar amal dn tanggung jwab kita ddlam keluarga untuk tujuan akhirat, krna itu bagian utama kita setelah menumpang dimuka bumi Allah..
dan tidak sekali2 melihat keperwanan pada wanita, sadari janda pun gak masalah,, asal dia mmpunyai hati yg luar biasa untuk sama2 memilki niat tujuan nikah hnya semata2 bertaubat lillahi ta’ala..
dan ingin mnjadi kluarga sakinah mawwardah warahmah..
wss. by fathir J. wibowo
24 Januari 2008 pada 4:44 pm
Alloh akan memaafkan semua hambanya yg byk berlumur dosa, apabila kita pernah berbuat salah maka bertaubatlah, apabila blm diberikan jodoh bersabarlah,blm tentu jodoh itu akan membuat kita masuk ke dalam surga.
15 Maret 2008 pada 1:16 am
mencoba melupakan, tapi sakit hati ga akan hilang
bahkan bisa semakin kuat ketika dalam rumahtangga memasuki masa jenuh.
3 September 2009 pada 9:58 am
Betul mas wahyu.. Makin ingin dilupakann makin ingin ikhlas tapi malah sebaliknya… Wahai kaum hawa, jagalah betul keperawananmu demi kebahagian duniawi menuju akhirat.. Carilah ridho suamimu
13 Agustus 2011 pada 2:29 pm
TEGAKKAN AGAMA ALLAH…………………………
31 Oktober 2012 pada 4:05 pm
ia bang,,,,, kyanya kt hidup dengan binatang, bukan orang…. itu kata2 yang pantas untuk penderitaan seumur hidup
24 Juni 2008 pada 9:18 pm
subhanallah semua memang sulit tapi keiklasanlah yanga akan membaakita untuk menerima segala kekurangan pasangan kita yang lalu biarlah berlalu
13 Agustus 2011 pada 2:32 pm
TEGAKKAN AGAMA ALLAH……….TEGAKKAN
18 Oktober 2008 pada 10:19 am
bagaimana status mahram dari anak paman (keponakan) dari ayah?apakah boleh di nikahi/tidak?
30 Mei 2010 pada 12:59 pm
secara syar’i boleh di nikah.
13 November 2008 pada 11:49 am
saya masih belum jelas dengan surat annur ayat 3 tersebut apakah harus diliat pada teks ayat itu saja yaitu laki2 baik haram menikah wanta yang pernah berzina ataukah melihat ayat2 lainnya tentang taubat? apakah wanita yang berzina dengan seorang pasangannya puluhan atau ratusan kali kemudian dia bertaubat dan keliatannya dia benar2 bertaubat boleh dinikahi oleh pria yang tidak pernah berzina? mohon penjelasan… makasih
6 Desember 2010 pada 10:51 pm
ass alloh menciptakan udah berpasangan jadi menurut pengetahuan saya bahwa alloh sudah menjodoh kan laki2 soleh pasti akan dapat istri soleh laki2 tjng jinah pasti akan dapat istri yg pernah berzina itu menurut saya
29 Desember 2008 pada 11:38 am
ketika seorang wanita telah hilang kesuciannya, apakah dia wajib mengatakannya kepada ikhwan yang akan menikahinya? sementara kesuciannya telah direnggut paksa oleh orang lain?
6 Desember 2010 pada 10:54 pm
menurut saya jgn sampai mengatakan nya karna akan membuat suami manjadi benci biar lah hati suami nya sendiri yg akan merasakn nya dia pasti tahu ga perlu di terangkan lg
13 Agustus 2011 pada 10:44 am
Bagi wanita yg sudah tdk perawan karena berzina: Jika Allah telah menjatuhkan hukumanya terhadapmu terimalah hukumanmu dengan iklas dan bertobatlah kepada Allah sesungguhnya Allahlah yg menentukan apakah tobatmu diterima atau tidak, karena sesungguhnya Alllah adalah sebaik-baik pemberi janji, dan janji Allah pasti akan terjadi.
13 Agustus 2011 pada 11:03 am
Tidak ada hukuman terhadap orang yg dianiaya (diperkosa), yg dihukum adalah sang pemerkosa.
syarat diperkosa adalah :1) wanita tersebut tidak menginginkan peristiwa tersebut terjadi , 2) dan dia telah berusaha menjaga dirinya sebelumya dari bencana pemerkosaan (yaitu : tidak mendekati zina seperti pacaran ditempat sepi berduan saja, Dugem, memperlihatkan aurat, tidak mengindahkan nasehat orang, dsb). itulah syaratnya lepas dari hukuman, dan Allah maha tahu apa yg telah terjadi sebenarnya antara kamu dg dia.
3 Desember 2012 pada 1:25 am
Lbh baek jjr, lbh baek sakit krn kejujuran dr pd senang krn kebohongan
5 Januari 2009 pada 3:35 pm
Saya mungkin senasib dengan kang wahyu, tapi selalu berusaha ikhlas dengan keadaan ini, karena sebelum menikah, istri saya terlebih dahulu telah berterus terang tentang keadaannya, dan saya yakin dia telah bertobat, lalu saya belajar memahami mengapa dia berbuat hal itu. Rasa kesal, sakit hati, bahkan dendam (dendam ttg gimana sih rasanya perawan?) adalah godaan, tapi sy sih selalu inget hidup toh nggak lama, mending kita sayangi aja istri saya itu, dan juga anak kami. Mudah2an kalimat dari artikel di atas bahwa semua ini bagi si suami menjadi berkah juga ujian, berhasil kita lalui dengan baik. Amin.
25 Desember 2009 pada 5:43 am
ya benar, selama ini kita, pria, terlalu memikirkan yang namanya kelamin perempuan. ketika nikah, pasti itu yang ada dlm otak kita. pernah ga kita pikirkan kelamin laki2? berapa kali penis kita gunakan untuk memenuhi keinginan nafsu kita??? masturbasi, onani, oral sex, atau hubungan antar kelamin itu sendiri???
sangat sangat ga fair di hati saya ketika saya mendengar seorang laki2 yang ingin mendapatkan istri yang masih perawan, sedangkan dia sendiri sama sekali tidak menjaga kelaminnya.
juga sangat tidak fair di hati saya ketika saya banyak membaca seorang suami mendapati istrinya sudah tidak perawan lagi dan si suami tahu hal itu dari hasil hubungan sex pertama kali dgn istrinya (sebuah pertanyaan yang dijawab dng airmata – si istri sudah pernah berhubungan sexual dgn org lain sebelumnya)
suatu kehormatan buat kita, para pria, ketika calon istri kita, atau bahkan calon pacar kita berkata dengan terus terang bahwa dia sudah tidah perawan lagi.
satu kredit poin buat perempuan itu, untuk bertanggung jawab atas apa yang pernah diperbuatnya.
satu kredit poin juga buat pria yang bisa menerima pengakuan ini, dan bersama sama dengan pasangannya untuk memperbaiki semua yang ada,
dari segi agama (yg tdk saya ketahui mendalam), mungkin perbuatan kita di masa lalu akan berpengaruh thd kita dan keluarga kita suatu saat nanti, seperti perbuatan buruk akan berbuah buruk pula,
akan tetapi yang perlu untuk diketahui dan digarisbawahi disini, adalah niat dan komitmten dari kita dan pasangan kita untuk berbuat lebih baik thd keseluruhan keluarga yang dibina. memang sulit, tapi saya yakin akan hal itu.
tiap orang pernah berbuat kesalahan, tp sedikit darinya yang bisa bangkit dan sadar akan kesalahannya.
mudah2an itu adalah kita.
9 Februari 2010 pada 8:25 pm
mudah2an saya bisa mendapatkan pria seperti mas yg bs trima sy dengan ms lalu sy..amin..sedikit bahagia sy membaca artikel ini makasi ya ALLAH
12 Mei 2010 pada 9:58 am
mas ganda, saya punya problem sama dgn anda. saat ini suami saya msh mempermslhkannya. saya sdh jujur sblm nikah klo saya sdh tdk perawan, tp sampai saat ini dia msh blm bisa ikhlas. saya hanya bisa sabar, hanya bisa berdoa, saya saat ini bingung, sedih mau cerita ke siapa. suami saya pernah bilang mau nikah lagi, terserah saya mau cerai atau nerima istri yg kedua, saya sedih sekali, tidak bisa nerima tp saya tidak mau cerai. saya sangat mencintai suami saya. apa yg harus saya lakukan dan bagaimana caranya agar suami bisa nerima saya?
19 Mei 2010 pada 6:47 pm
mba tina..
benarkah anda sangat mencintai suami mba??
saya adalah laki2 yg saat ini juga mendapati pasangan yg tidak perawan karena hubungan seks dengan mantan pacarnya..
sudah hampir setahun kami berhubungan, dan sampai sekarang saya terkadang suka, masih bahkan sering memikirkan apakah pasangan saya ini benar2 menyayangi saya dan mencintai saya seperti yg telah di ucapkannya..
ingin sekali saya bisa membaca pikiran pasangan saya ini.. sebenarnya apakah dia benar2 mencintai saya?? saya amat mencintainya walau dia sdah tidak perawan. tapi saya selalu saja berpikir, benarkah klo dia mencintai saya??
saya tidak ingin fisik dan raga nya milik saya, tetapi hati dan cintanya milik orang lain terlebih mantannya itu..
trims..
13 Agustus 2011 pada 11:07 am
Allah yg lebih tahu apa hukuman yg cocok bagi hambanya yg telah melakukan kesalahan (dosa).
13 Agustus 2011 pada 2:33 pm
TEGAKKAN HUKUM-HUKUM ALLLAH……………
26 Januari 2012 pada 3:10 pm
saya mndapat kan seorang wanita yg mkin jlas hancur dri masa lalunya,,
karena dia pernah pacran dengn kumpul kebo pada mantanya,, hal yg trgis stelah ia mersakan mantanya itu bkan jodohnya.. tp gak msalah buat saya, yg hnya saya pikrkan, bgaimana kluarga saya bisa bhagia dunia akhirat..
krna hidup hnya sekali, dan saya tidak mau mata bathin saya tertutup oleh masa lalunya,, tp yg saya lihat,, seberpa besar rasa cnitanya pada saya sampek akhir hayat..
19 Desember 2012 pada 6:19 pm
saya setuju dengan mas ganda, sekarang saya sdng berpacaran dengan seorang gadis.. sy sudah sangat mencintai dia.. tp suatu saat dia menceritakan kejujuran yg sebenarnya, keperawanannya diambil sama mantannya yg dahulu,, getir hati seperti tersambar petir, tapi sayang dan cinta saya mengalahkan itu semua,, saya terima dia apa adanya,, dengan kejujuran, tobat, dan kesolehannya, hidup itu tidaklah lama, dendam hati perbuatan sifat setan,, smoga cinta ini membawa aku ke sebuah hubungan keluarga yang berkah.. amin..
31 Januari 2009 pada 11:52 am
Masalah yg timbul dari keadaan ini bukanlah enteng, karena sang wanita harus menjalani sisa hidup dgn rasa malu dan hina, terkadang ingin menyimpan sendiri dan hanya dia dan Allah yg tahu, tapi kata hati tdk dpat dipungkiri, karena kejujuran yg diberikan justru menyakitkan bagi sang suami. Apakah keperawanan merupakan jaminan untuk hidup bahagia?? tidak semua hal yang kita inginkan dapat tercapai, janganlah mengeluh, tetapi syukuri Nikmat-Nya. Karena Allah lebih tahu mana yang terbaik bagi hamba-Nya.
13 Agustus 2011 pada 2:35 pm
KEBAHAGIAAN ITU MILIK ORANG YANG BERTAQWA,
4 Februari 2009 pada 9:20 pm
memang susah jadi perawan, tapi siapa yang tau kalau seandainya perempuannya yang akan ditinggali dan disakiti, dan siapa yang tau kalau nanti ada yang bisa nerima kita apa adanya tapi itu semua kembali dari dirinya kita sendiri dan juga mungkin itu jalan dari Allah SWT untuk memberikan kita jalan yang baik amien. tapi saya harap untuk semua perempuan yang pernah ditinggalkan sama pacarnya setelah diambil keperawanannya jangan sampai putus asa apalagi bunuh diri, dan juga jangan pernah putus asa apabila belum ada yang terima kita apa adanya. dan saya harap kita tetap menjalankan ibadahnya kita dan jangan lupa bertobat mudah2n Allah SWT memberikan jalan yang baik. amien. dan juga bagi laki2 yang mendapatkan perempuan yang sudah tidak perawan mudah2an kalian diberikan pahala yang lebih besar sama allah swt dan tolong jaga jangan sampai menyakiti hati perempuan itu dan jaga perasaannya dan tolong selalu bimbing istri2 kalian dijalan yang baik dan benar. amien
19 Mei 2010 pada 6:51 pm
“dan juga bagi laki2 yang mendapatkan perempuan yang sudah tidak perawan mudah2an kalian diberikan pahala yang lebih besar sama allah swt dan tolong jaga jangan sampai menyakiti hati perempuan itu dan jaga perasaannya dan tolong selalu bimbing istri2 kalian dijalan yang baik dan benar. amien”
amin.. amin.. amin….
31 Oktober 2012 pada 4:15 pm
ga bisa…. karena dia binatang bukan manusia,,, kaya kucing
9 Februari 2009 pada 5:28 pm
yen prawan di teruske, yen wis ra prawan di pegat ae. dari pada makan atiiiiiiii. soalnya vagina itu nikmat, dan penis itu mantap sich. ya tho, kaya artis-artis itu lho. bar ngicipi ngesex trus di pegat. WANITA YANG SUDAH TIDAK PERAWAN CENDERUNG INGIN MENIKAH DENGAN PRIA ALIM. SOALNYA PRIA ALIM GAMPANG MENGASIHANI. HATI-HATI- PARA PRIA ALIM
12 April 2010 pada 9:28 pm
inilah contoh orang yg picik !!!
13 Agustus 2011 pada 11:35 am
Aku berlindung kepada Allah dari godaan, hasutan, kedengkian, kelicikan, was-was syeitan yg terkutuk
10 Februari 2009 pada 3:54 pm
aku merasa hina telah melakukan perbuatan zina dan adakah laki2 yang mau menerima ku apa adanya,tapi kenapa dalam islam selalu wanita yang di tuntut untuk suci.rasanya tidak adil…karna di zaman sekarang ini,rasanya cuma bebrapa persen laki2 yang masih perjaka.
ya allah ampuni hamba dan tunjukkan lah jalan mu yang lurus.
30 Mei 2010 pada 4:50 pm
Islam menuntun agar wanita menjadi wanita sholehah dan laki-laki juga menjadi laki-laki sholeh. Jadi baik wanita maupun laki-laki kalau berzina ya, sama berdosanya, tidak ada bedanya sama sekali. Kalau seorang laki-laki menginginkan wanita yg suci (seharusnya wanita yg sholehah) untuk menjadi pasangannya, tentu wanita juga mencari yg suci (seharusnya yg sholeh) untuk pasangan hidupnya. Jadi sebenarnya tergantung laki-laki atau wanitanya itu sendiri, dia mau pilih pasangan hidup yg bagaimana ?.
26 Februari 2009 pada 9:17 am
ada yg prnh tanya,suaminy msh prjaka g?
8 Maret 2009 pada 3:34 am
wahh..kalau belum ikhlas berat, bisa menyesal nanti setelah menikah dan bisa menjadi persoalan dikemudian hari alias MENYESAL..
16 Maret 2009 pada 1:01 am
Saya hanya mengingat kan terutama untuk yg jejaka, carilah istri yg perawan. Jangan anggap enteng hal ini, (sangat berat). Biarlah yg ngak perawan buat yg ngak jejaka. Memang perawan bukan jaminan kebahagiaan ,tapi perawan bagian penting dari kebahagiaan. Janganlah di anggab enteng hilangnya perawan akibat zinah . Kalau kita memberi anggapan biasa, memang memberi harapan bagi yg udah ngak perawan tp blm kawin, tapi meberi masukan atau seperti menyuruh anak adik kita untk berzina, karna sepeti tak ada hal.
18 Maret 2009 pada 10:55 am
saya merasa kasihan kepada kaum lelaki yang mendapatkan seorang istri yang sudah tidak perawan lagi, karena seumur hidupnya tidak menikmati keperawan seorang wanita yang didambakannya sampai seumur hidupnya, dan saya mengharapkan kepada kaum lelaki dan kaum perempuan kalua lagi pacaran jangan melakukan suatu ciuman dan berpelukan serta berpengan tangan, maka dari itu ingatlah kepada Allah Swt dan berzikir sebanyak-banyaknya semoga kita dalam lindungannya dan di jauhkan dari perbuatan zina amin
5 Desember 2009 pada 10:58 pm
Hal yang trbaik yang harus d lakukan adalah jangan brpacaran sebelum menikah dan berpacaranlah setelah menikah, itu yg akn mmbawa suatu kluarga pada kedamai, kluarga yg sakinah, mawaddah, warohmah. Amin
30 Mei 2010 pada 4:56 pm
Pacaran khan tidak ada dalam Islam tuh. kalau yg dah pegangan tangan itu sih dah melanggar syari’at Islam, apalagi yg lebih dari itu. kalau mau cari pasangan yg sholeh atau sholehah tentu pacaran harus dihindari. Masak sudah melanggar syari’at Islam masih dianggap sholeh/sholehah. kalau dah sadar ya bisa jadi orang sholeh/sholehah dan tentu dah tidak pacaran lagi. kalau mau pacaran, ya nikah dulu. baru itu kenikmatan, dah pacaran dapat pahala lagi, enak khan.
18 Maret 2009 pada 11:05 am
makanya kalau jadi wanita jangan lenje dan pamer auratnya didepan lelaki
21 Maret 2009 pada 12:54 am
“Untuk difikirkan bagi yang belum menikah”
Saya seorang laki-laki yang menikahi gadis yang sudah tidak perawan. Memang benar, keperawanan adalah penting karena berhubungan dengan salah satu faktor keharmonisan hubungan Suami-Istri.
Kesimpulan saya adalah : wanita yang telah menikmati hubungan intim sebelum nikah akan terganggu jiwanya.
Coba baca pengakuan wanita-wanita diatas, kebanyakan adalah rasa penyesalan. Penyesalan ini dapat mempengaruhi hubungan dengan suaminya. Dengan beberapa kemungkinan sebagai berikut:
1. Tidak bergairah lagi untuk melakukan aktivitas sex, karena dibayangi oleh rasa berdosa dengan kejadian masa lalunya yang mengakibatkan benci dengan hubungan sex. Anda bisa bayangkan apa perasaan suaminya?
2. Jika wanitanya mempunyai nafsu sex yang tinggi, dan apabila suaminya tidak bisa memberikan kepuasan, ada kemungkinan wanita tersebut membandingan dengan kekasihnya yang dulu walaupun dia menyesal melakukannya, sehingga timbul perasaan yang berlainan di jiwanya. Anda bisa bayangkan apa kejadian berikutnya ?
Sudah jelas Rosullulloh mengingatkan kita : “Kenapa kamu tidak memilih yang masih perawan? karena kamu dan dia akan saling bercumbu” (mesra).
Nasihat itu logis : karena tidak ada masa lalu yang suram. Manusia tidak bisa menghilangkan sejarah. Sejarah adalah kejadian masa lampau yang mempunyai nilai.
Hari kiamat adalah hari perhitungan pahala dan dosa terhadap apa yang telah kita lakukan di masa lampau (dunia)
Nasihat/tausiah saya:
1. Terhadap diri saya sendiri adalah. Ini cobaan dan saya harus bersabar, semoga Allah memberikan yang terbaik di dunia dan akhirat.
2. Untuk bujang dan gadis yang sekarang pacaran: tolong berhenti berpacaran, segera menikah jika belum sanggup tidak usah berpacaran, cari uang dan segera menikah.
3. Jika kalian pacaran dan telah pernah melakukan hubungan intim, segeralah bertobat, segera menikah dan harus siap menanggung hukuman yang bisa terjadi didunia ini contohnya : Gagalnya nikah dengan dengan pasangan anda tersebut, punya anak yang cacat, kesulitan ekonomi, etc. Yang semuanya harus dihadapi dengan kesabaran.
5 Desember 2009 pada 10:55 pm
Saya setuju, akan tetapi ada satu hal yang trlupa bahwa ” TIDAK ADA HUKUMAN YG SETIMPAL YNG D BERIKAN KPADA YG BERZINA MELAINKAN DENGAN HUKUMAN CAAMBUK SEBANYAK 100 X, YG SESUAI DENGAN TUNTUNAN ISLAM.
Hendaknya ingat dan camkan kata2 itu.
20 April 2011 pada 1:33 pm
pernah suatu ketika seseorang mengatakan kepada Rasul bahwa dirinya telah berzina, kemudian menanyakan hukuman yang pantas untuknya, tapi apa jawaban Rosul? Rasul mengatakan: ikutlah denganku menegakkan Islam, sesungguhnya Allah mengampuni hamba-hambanya yang bertaubat. hingga akhirnya menjadi sahabat Rasul dan ikut berjuang menegakkan Islam. what do u think about this??
30 April 2010 pada 4:49 pm
subhanallahu jika ada laki2 yg bs menerima istri yg tidk perawan sdg dia msh perjaka. gue rasanya ingin nangi bc beberapa artikel d sn. krn gue tahu rsnya terluka ktk istri sdh tdk perawan lg. banyak hal yang mungkin gue g kuasa menulis d sn. walopun sbenarnya gue sangat ingin brbagi. u/ lelaki yg bs menerima istri yg tdk perawan asli gue hargain dia. bahwa dia orang yg luar biasa. smg Allah mmganti dgn yg lbh baik. u/ pr cewek yg sdh g perawan sbrlah. resiko tu mang terlalu besar dlm sgl hal tp resiko tu sdh kalian ambil terima lah dgn sgl resiko. krn resiko tu mrpakan sarana yg bs menghapus dosa. u yg msh perjaka saran gue jk msh tannggung n ragu u bs mnrima istri yg sdh tdk perawan tundalah dulu. yakin dl br melangkah. kecuali sdh sm2 g perjk n perawan g mslh.
13 Agustus 2011 pada 11:38 am
yg penting itu bukan keperawanan tetapi adalah kesucian dirimu,
13 Agustus 2011 pada 2:37 pm
TEGAKKKAN HUKUM-HUKUM ALLAH,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
26 Maret 2009 pada 5:29 am
Saya seorang lelaki yang 100% masih perjaka. Saya tidak lama lagi akan menikah tetapi pacar saya sudah tidak perawan lagi akibat perbuatan zina. Yang saya tanyakan, bagaimanakah caranya untuk mengetahui penyesalan yang di lakukan calon istri saya?
17 September 2012 pada 11:03 pm
Saya juga punya kisah yang sama tapi Aku masih ingin merenungi nasib . .
2 April 2009 pada 12:21 pm
aku dan dia pacaran di dunia maya..
hanya lewat telfon.. karena kami jauh..kmi tidak pernah bertemu..
dan itu terjadi selama setahun..
suatu ketika dia datang ke tempatku..
kekota ku..
dia bilang dia lakukan itu karena ingin membuktikan cintanya padaku.
aku bahagia bgt karna dia mau jauh2 datang menemuiku..
aku merasa dia benar2 sayang padaku..
dan satu minggu kmi habiskan bersama.
suatu saat ketika kmi di wisma.. dia minta itu padaku..
jujur sebenarnya dia minta itu sudah lama pada saat kmi msh berhub lwt tlpon.
dan ga tau knapa, ntah setan apa yg membujukku shga aku mau melakukannya…
dan terjadilah semuanya..
dia sudah dapatkan keperawananku..
setelah satu minggu, dia kembali k kotanya..
dan baru 1 minggu setelah kepergiannya .. di memutuskanku..
dia pacaran ma perempuan lain disana.
dan dia tinggalkan aku begitu aja.
aku udah mati2an minta pertanggungjawabannya.. sampai2 aku menelfon dan mengirim surat kpd orang tuanya..
dan ternyata.. pria yang telah merenggut kesucianku itu akan tunangan dengan wanita lain..
hatiku hancur..
aku ga tau apa yg harus aku lakukan.
dia jauh disana dan aku ga bs lg berbuat apa2..
mau ga mau aku harus terima semua kenyataan ini..
kenyataan dimana aku sudah tidak perawan lagi..
dan kenyataan bahwa dia telah meninggalakanku..
sungguh penyesalan amat besar yg ada dihatiku..
aku mnyesal telah melakukan perbuatan hina itu..
kini aku hanya bs memohon ampun kepadaNya dan smoga ALLAH SWT memberiku suami yg bs nerima aku apa adanya seperti ini..
amien..
kepada seluruh wanita didunia..
pesanku.. jangan pernah mudah percaya pada omongan laki2..
karena sebagian besar lelaki akan membuangmu ketika dia telah dapatkan apa yg dia mau..
jadikanlah pengalamanku ini sebagai pesan buat kalian..
agar kalian tidak bernasib sama dgn ku..
5 Desember 2009 pada 10:39 pm
begitulah syetan merayu manusia,dgn brbagai mcm cra dia lakukan agr kt trssat dn mngikuti jlnnya,
dan biasanya kta mlakukan itu tanpa brfikir panjang,
memang banyak org yg slh jaln dan kmudian mngats nmkn cnta,knp cnta mnjadi jht dan hina?,
padahal dlm islm itu sndiri,cnta/ mahabbah itu suci, lahir dri kdlmn hati,brsih, mulia, agung,krna dngn rsa itu sndiri bisa mmbuat kt lbh dekat, lebih trsentuh dengn klembutan kasih dari Allah,
pesan sy,” jgn sekali2 bilang kalian/kt mlakukan zina dan mngats namakn cinta,jka smpai kt mngtaknnya, maka kita adlh org2 yg paling bodoh d antara orag2 yg bodoh,
jgn berputus asa dari rahmat Allah,Allah snantiasa mmberikan anugrah-Nya kpd siapa yg Dia kehendaki.
Smoga kt trmsk org2 yg mndptkn ampunan dari Allah,srta d bukakn pintu hati kta utk snntiasa mnerima kbenaran yang nyata.Amien
13 Agustus 2011 pada 11:42 am
Ampunilah ya Allah
11 Maret 2010 pada 8:46 am
banyak cerita seperti itu, bahkan mentan pacar saya hancur hidupnya stlh diperawani oleh orang yang menurut saya sangat pantas untuk digorok lehernya dgn pisau tumpul yg karatan..
sbg laki2 sy turut prihatin..
13 Agustus 2011 pada 11:39 am
sungguh aneh hukuman dari Allah
13 Agustus 2011 pada 2:39 pm
KEBAHAGIAAN ADALAH MILIK ORANG YG BERTAQWA, KESUSAHAN ADALAH MILIK SANG PENDOSA
10 Februari 2012 pada 7:34 pm
maaf , tugas kita sebagai orang islam itu saling mengingatkan dan memberi nasihat yang baik dengan cara yang baik pula jika kita mengetahui sesama kita melakukan kesalahan(seperti cara yang dilakukan Nabi kita Muhammad). Tapi saya rasa komentar-komentar anda itu malah akan semakin menyakiti dan membuat orang yang pernah bersalah semakin merasa terpuruk. Harusnya anda bisa lebih bijak dalam berkomentar, agar tidak membuat orang semakin terpuruk, karena bukan kapasitas kita untuk menghina dan menghukum manusia.,kalaulah orang lain menganggap kita baik, itu karena Allohlah yang sudah menutupi aib kita.
28 April 2009 pada 6:49 pm
Apakah seorang wanita harus periksa ke dokter lbh dulu sblm mnikah akn kondisi selaput daranya bt memastikan sdh robek atw blm ?krna pd mlm prtama bs jadi TIDAK mengeluarkan darah spti yg sy alami pdhl sy yakin blm prnah brhubungan dg seorag lelaki sblmnya??
4 Juni 2009 pada 2:22 pm
hmm maaf.. cuma mau cinfo dikit bahwa para perawanan belum tentu murni perawan. Kalian lupa bahwa ada banyak cara melakukan hubungan tanpa harus kehilangan keperawanan seperti (maaf) peting dll… jadi mari dinilai lebih arif dalam hal ini…..
menurut anda semua, lebih baik mana.. wanita yang bertobat meskipun dia sudah tidak perawan dan bisa menjadi istri yang baik dengan dukungan penuh dari suami atau perawan yang tidak murni perawan tapi act as if she is still virgin? ..
tidak ada yang menyalahkan setiap pendapat.. tapi saya rasa cinta lebih tinggi nilainya dari sebuah keperawanan..perawan tidak berarti belum pernah having sex before right? tapi cinta = menerima sebuah kejujuran dengan makna yang sebenarnya …
13 Agustus 2011 pada 11:44 am
Gara-gara cinta itulah makanya kamu jadi tidak perawan
13 Agustus 2011 pada 2:42 pm
KEBAHAGIAN ITU HANYA MILIK ORANG YG BERTAQWA, SEDANGKAN BAGI SANG PENDOSA ADALAH KESENGSARAANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN……….
6 Juli 2009 pada 4:08 pm
Kita waktu kecil tdk pernah berharap tuk mendapatkan istri tdk perawan, tapi takdir telah menjadikan kita berpasangan jadi suami istri. Memang sangat berat, bayang2 akan selalu ada: sakit hati, tdk rela dll. tapi mudah2an itu sudah kehendak Allah SWT. Allah telah berpercaya kepada kita tuk membimbing istri kita. semoga perjuangan ini mendapat ridho dan keikhlasan dari Allah SWT. InsyaAllah. Amin
10 Juli 2009 pada 4:11 pm
Istri Ga Perawan… Astaghfirullah Naudzubilah mindzalik…iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii….takuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut…
5 Desember 2009 pada 10:51 pm
Apa yg mnjadi prbdaan bagi wanita yg prawan atau tdk?
cobalah utk kt brfkr sjnak,tntang mreka yg mnjdi kebejatan dr laki2 yg yg mnjadi sampah khidupan, yg snntiasa mngagungkan NAFSUnya,
Ingat ” TIADA MANUSIA YANG TERHORMAT MLAINKAN MEREKA YG MAU/BISA MNGHORMATI PEREMPUAN, DAN TIADA MANUSIA YG PALING HINA MLAINKAN MEREKA YG TIDAK MNGHAARGAI/MNGHORMATI PEREMPUAN”
Smoga kita trmasuk org2 yg bisa mnghormati perempuan
13 Agustus 2011 pada 11:46 am
bagaiman mungkin kami bisa menghormati wanita yang telah dihinakan oleh Allah
11 Maret 2010 pada 8:53 am
man, yg makan bangke emg cm anjing, tp ingat, mereka jg yg brsh in dunia ini dr bau bangke!! inget ibu kamu, man.. dia jg prmpuan
13 Agustus 2011 pada 11:50 am
Apa hubungan ibu kami dg dia ? sudah pasti tidak sama dong!
21 Juli 2009 pada 9:44 am
bukan hal yg mudah bagi seorang wanita yg sudah tdk perawan utk menanggungkan hidupnya sendirian meski kadang terlintas keinginan itu utk tdk usah menikah saja selamanya. sederhana sebenarnya yg didambakan: lelaki saleh yg mau mengerti, menerima keadaannya trmasuk taubatnya, menjaga dan melindunginya sepenuh jiwa termasuk menjaga aibnya, serta membimbingnya ke jalan Allah. namun adakah yg spt itu? memang tak mudah pula bagi lelakinya, tp apakah membiarkan wanita2 itu utk terus hidup sendirian dan berpotensi kembali ke kubangan dosa itu lebih baik?
23 Juli 2009 pada 9:14 pm
tolong buat mas YAHUDI bisa jaga kata-katanya…….. sungguh mas YAHUDI bukan orang yang baik…… dari kata-katanya mencerminkan mas YAHUDI adalah orang tidak pernah sekolah itu mungkin, tidak pernah belajar sopan santun, aau mungkin orang tua dan guru mas YAHUDI tidak pernah mengajarkan… sungguh saya teramat kasihan untuk mas YAHUDI dan mengucapkan NAUUDZUBILLAHIMINZALIK…
UNTUK PARA JEJAKA DAN PERAWAN tolong terus berjuang untuk menjaga kesucian dan dekatkan diri pada ALLAH
UNTUK YANG TIDAK JEJAKAN DAN PERAWAN tolong cepat bertaubat, mohon ampun… dan mulai hidup dengan baik… jika sudah punya pasangan segeralah menikah tapi kjika sudah putus……. jangan terus difikirkan yang penting bertaubat dan terus memperbaiki diri. ingat Allah akan berikan sesuatu yang terbaik untuk hamba-hambaNya. biar waktu yang akan menjawab…..
13 Agustus 2011 pada 11:52 am
Setiap orang yg berdosa pasti dihukum
23 Juli 2009 pada 9:18 pm
jika kita selalu menyesali masa lalu kita… tanpa mau bertaubat dan juga selalu mengkhawatirkan masa depan kita……… ingatlah kita tidak akan punya hari ini untuk kita syukuri… jadi bertaubatlah dan songsong masa depan……
SEMANGAT YUUAAA… A-ZZA…..
24 Agustus 2009 pada 1:46 pm
Ya Allah.. Ya Rohman Ya Rokhim semoga slalu diberi kesabaran dan ketabahan tiada tara dan smoga dijadikan hamba ini orang yang ikhlas dan ridho menerima istri yang telah ditentukan Allah SWT. mudah-mudah kelak di akherat Allah SWT memberi kenikmatan yang lebih atas perjuangannya menolong wanita yang telah didzalimi. Amin …Subhanallah.
25 Agustus 2009 pada 1:45 pm
bagaimana kalau memang pria nya sudah mau bertanggung jawab , tapi niat baik nya di tolak oleh orang tua wanita (orang tua tidak tau masalah nya) ???
12 September 2009 pada 1:03 pm
Saya mau cerita, Saya punya pacar dan sekarang menjadi tunangan saya, sebenernya padasaat pacaran saya sudah tahu bahwa dia sudah tidak perawan, sementara saya sendiri juga sudah tidak perjaka, awalnya saya mengira dapat menerima hal ini, ternyata kenyataanya sulit.
masalah yang saya hadapi adalah, bagaimana jika kedua orang tua saya tahu kalau tunangan ku sudah tidak perawan, lalu apakah yang harus saya lakukan apabila ortu saya memutuskan untuk tidak melanjutkanya lagi??
apa yang harus saya sampaikan pada orangtua tunangan sya untuk memutuskan pertunangan ini..
Percayalah, ini berat bagi saya, untuk menerimanya bahwa dia tidak perawan lagii.
19 Mei 2010 pada 7:06 pm
oh men.. ternyata begitu ya! walau ente sudah tidak perjaka jg, tapi tetap susah menerima kalau cewe ente tidak perawan lagi!
siap2 nih gw jaga pasangan gw klo2 mantannya minta balik!
30 Mei 2010 pada 5:16 pm
Ya tak usah cerita sama orang tua. Aib yg sudah ditutupi ALLAH jangan dibuka lagi. Tinggal tobat nasuha saja. kalau keduanya mau tobat dan jadi orang yg sholeh dan sholehah ya beres. Lha kalau salah satu masih belum tobat ya tinggalkan saja, ngapain cari yg tidak sholeh/sholehah. Kalau ortu tahu dari orang lain. karena dah sholehah, khan punya alasan syar’i. tapi kalau tidak ya…., cari yg lain saja. Jangan karena alasan “cinta” semua di embat, … hati-hati dengan pertanggung jawaban kita dihadapan ALLAH nanti.
13 Agustus 2011 pada 11:54 am
Janji Allah setiap dosa pasti dihukum
18 September 2009 pada 2:20 pm
aku ccowk 24 th & masih perjaka, pernah punya pacar yang tidak perawan.. slalau ku coba untuk terima keadaan dia… dia bilang ingin berubah setelah mengenalku ,tp dia tidak menunjukkan untuk bertobat dan masih banyak hal yang membuat jalan kami g searah…dan akhirnya saya pergi dari kehidupannya…
semoga dia dapatkan pembibing yang jauh lebih baik dari ku…
dan SEMOGA 4JJI SELALAU MENUNJUKKAN JALAN BAGI HAMBANYA YANG SABAR DAN TAK KENAL PUTUS ASA……
30 November 2009 pada 11:08 am
apa bedanya kita dengan lelaki yang telah merenggut keperawanan dengan mengatas namakan cinta putih dan jaminan kebahagian …………..jika kita sendiri tidak bisa menerima pasangan kita yang sudah tidak perawan lagi ?
30 Mei 2010 pada 5:21 pm
Ya jelas sangat berbeda sekali. Yang mereguk keperawanan itu pasti moralnya bejat (saat itu, karena bisa jadi sekarang sudah tobat nasuha). Sedangkan yg tidak bisa menerima kalau sudah tidak perawan , itu pilihan dia saja. Apalagi kalau wanitanya masih belum tobat. Lha kalau dah tobat dan menjadi sholehah, ya tentu lebih baik di terima.
13 Agustus 2011 pada 11:55 am
Janji Allah pasti terjadi
30 November 2009 pada 8:20 pm
masih banyak laki laki yg berbesar hati menerima kalian..add me on FB noviharianto@rocketmail.com
5 Desember 2009 pada 10:19 pm
istri yang salihah tidak trltak pada prawan atau tidaknya perempuan,melainkan pd budi,akhlak srta rasa ikhlasnya mengabdikan dirinya pd suami, dan ingat tidak ada kemuliaan yang agung di sisi Allah SWT, melainkan mereka yang mau dan ikhlas dlm brtakwa
17 Desember 2009 pada 8:04 pm
Saudaraku semua, ketahuilah apa yang kaliah utarakan tentang istri yang tidak perawan lagi memang benar adanya. Saya juga salah satu suami yang istrinya tidak perawan lagi. Tapi saya berjanji dalam hati saya. bahwa mungkin jika saya setia san sayang pasanya akan dapat menghapus dosa saya.
dan saya ingat bahwa dulu saya pernah menyakitti banya wanita yang dulunya saya ingin menikahi mereka namun saya urungkan niat sehingga mereka sakit hati. apa mungkin karena doa mereka yang terzolimi oleh ku ya.
Tapa saya berusaha iklas Insya Allah.
15 Februari 2010 pada 8:24 am
mmg sulit skli hati kita tuk menerima kenyataan ketika kita mengetahui istri kita sdh tdk perawan tp apa mau dikata smua sdh terjadi…dan saya termasuk seoarang yg memliki istri tdk perawan,,tp mmg kdg smua itu mnjadi beban mental tp aq ga mau mengorbankan masa depan anak biarlah aq yg menanggung semua penderitaan ini,,skrg yg ptg bgku adalah membimbing dan mendidik anak dan istriku,smga alloh sllu mmbrikan ketabahan dan kesabarn pdku serta mmberi petunjuk kpd aq dan istriku untuk kearah yg lebih baik..semoga semua ini kejadian itu ada hikmahnya bg aq dan istriku amieen…
20 Maret 2010 pada 9:45 am
Tuhan, Peliharalah Kami dari Kemungkaran
Tuhan,
Tidak banyak yang aku inginkan
Aku hanya ingin kau pelihara kami dari kemungkaran
Peliharalah kepala kami untuk tidak mungkar terhadap cinta istriku, terhadap pikiran-pikiran yang membuat mungkar dari sucinya perkawinan yang berarti juga mungkar kepadaMu…
Tuhan,
Peliharalah tangan Kami untuk tidak mungkar
Yang dapat mencengkeram damainya cinta kami
Juga cinta kami kepadaMu…
Tuhan,
Pelihara kaki kami untuk tidak berjalan di atas kemungkaran, terhadap jalan-jalan yang menyesatkan langkah kami, jangan jerumuskan kaki kami ke dalam lubang pertengkaran..
Tuhan,
Tunjukkan jalan bagi keluara kecil kami, menujuMu…
Peliharalah hati kami dari hal-hal yang mungkar
Bersihkan selalu niat kami teradap jiwa yang kotor terhadap godaan dunia yang gemerlap
Bahkan kalau boleh biarlah hidup begini saja, namun tetap terpelihara dari kemungkaran….
Agustus 1999
http://herman-lilo.blogspot.com/
18 Mei 2010 pada 1:39 am
Tadinya mw berbagi pengalaman sy sebagai suami tapi tdi sy baca “menceritakan aib orang merupakan suatu dosa”
G jadi deh
Minta petunjuknya aja dari anda semua yg mengerti ajaran islam supaya saya bisa lebih kuat menjalaninya.
Kirim Email yh vianfx28@yahoo.co.id
Makasih..
30 Mei 2010 pada 5:43 pm
*Rasulullah Saw. bersabda : Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah. (HR. Muslim).
*Surah Al Baqarah: 201 – Menurut Muhammad bin Ka’ab yang dimaksud dengan ’kebaikan dunia’ ialah wanita solehah
*Umar Al Khattab: Tiada pemberian yang paling berharga bagi seorang hamba Allah setelah iman, selain daripada wanita solehah.
*Rasulullah mengingatkan para suami, dalam hadist nya Rasul bersabda “sebail-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya (ibn Majah dan At Tirmidzi).
*Pada hadits lain “orang yang paling baik diantra kalian adalah mereka yang paling baik kepada istri-istri mereka (Ibn Majah)
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
Semoga bermanfaat
7 Juli 2010 pada 5:30 pm
Kepada mereka yang telah mendapati istrinya sudah tidak perawan, janganlah berkecil hati. Bisa jadi itu tanda bahwa Allah swt telah menerima taubatnya.
Derita dan tekanan yang dialami mereka para istri yang sudah tidak perawan ketika menikah adalah juga beban berat yang harus ditanggung selama sisa hidupnya.
Semua yang ada (di dunia) boleh saja hilang, asal jangan hilang iman yang ada didalam dada, apapun kondisinya. Wallahu a’lam.
22 Oktober 2010 pada 11:17 am
Mohon maaf sebelumnya….hanya mau berbagi cerita aja!!
5 tahun yang lalu aku udah tunangan sama perempuan…tapi ternyata setelah tunangan aku baru tau kalau dia ternyata udah tidak perawan karena dulu pernah melakukan hubungan intim dengan mantan pacarnya!! yang sangat aku sayangkan, KENAPA DIA TIDAK JUJUR SEBELUMNYA, KETIKA BENIH CINTA MASIH BARU TUMBUH?? saat aku mengetahuinya, betapa hancur dan remuk redam hatiku..aku berusaha untuk menerima dia apa adanya, tapi ternyata hidupku semakin tersiksa kalau dipaksa untuk menerima dia ada adanya!! Aku juga gak sanggup jika seumur hidupku hanya aku habiskan untuk berperang dengan perasaanku sendiri! kalau emang kekurangan manusia itu merupakan bawaan sejak lahir, InsyaAlloh aku mau terima dia apa adanya..tapi kalau kekurangan itu karena suatu kesalahan fatal yang disengaja, sungguh teramat sulit bagiku untuk bisa menerimanya! Aku faham kalau ALLOH SWT maha pengampun, tapi manusia sebagai ciptaanya belum tentu punya keberanian dan jiwa yang bedar untuk memaafkan kesalahan sesamanya, terutama kesalahan yang konyol dan fatal!! akhirnya dengan berat hati aku putuskan dia karena aku tidak mau memaksakan keadaan..Aku yakin jika pernikahan dilaksanakan dengan segala keterpaksaan, akan lebih banyak mendatangkan mudharatnya! Aku yakinkan diriku dan berpikir positif aja kalau DIA EMANG BUKAN JODOHKU..!! Karena bagiku mendambakan pasangan yang masih perawan dan sholehah adalah merupakan pilihan dan hak setiap laki2..!!
13 Agustus 2011 pada 12:23 pm
azab Allah sangat pedih
9 November 2010 pada 9:48 am
assalammu’alaekum waroh matullahi wabbarokatu..
aku seorang bujangan.. aq pernah kerja di malaysia selama 2 tahun.. bru skitar 2 bulan ini aq di indonesia. aq mendapatkan seorang kekasih. entah gak tau kenapa aq sangat menyayanginya, mungkin juga ini adalah sebuah anugerah yg diberikan YME kepadaku. hingga aq menyayanginya melebihi sayangku pada diriku sendiri, sebenarnya dari awal aq sudah curiga, dan akhirnya bru kemarin aq beranikan diri untuk bertanya padanya tentang keperawanannya. dan ternyata benar apa yg aq curigakan selama ini, dia bilang dia sudah gak perawan, tubuhku seakan tak punya tenaga lagi aq lemas. lalu dia juga menyuruhku untuk memutuskannya, tapi rasanya hatiku tak sanggup untuk menyakitinya, aq teramat sayang padanya. tapi kadang rasa kecewa juga menyelimuti. kadang aq berfikir rasanya tidak adil jika aq yg selalu menjaga perilaku ku dr zina mendapatkan istri yg sudah tdk perawan. di sisi lain aq kasian padanya, dia gadis baik, lemah lembut, cerdas.. yg aku takut kan adalah jika aq meninggalkanya dan pacarnya setelah aq akan berlaku kasar kepadanya jika mengetahui dia sudah tidak perawan sbelum nikah. dan akan menganiayanya.. tolong bantu aq.. apa yang harus aq lakukan sekaraaaang..
1 Desember 2010 pada 10:09 pm
Wa’alaikum Salam we wb,
Saudara Yuono, saya adalah lelaki yang juga curhat dimailing list ini (diatas), yang juga menjadi korban. Menurut saya jika masih ada kesempatan jangan diteruskan. Masih banyak wanita lain yang lebih alim. Anda mungkin tak akan bisa melupakan masa lalu dia. Itu sangat merengut fikiran anda dan membuat anda kecewa yang sangat dalam jika sedang jenuh dgn istri anda. Percayalah karena saya sudah mengalaminya. Dalam pepatah Arab lainnya disebutkan:
الزِّنّا دَيْنٌ قَضَاؤُهُ فِي أَهْلِكَ
Perbuatan zina adalah suatu piutang, dan tebusannya ada pada keluargamu).
Mungkin ada benarnya, karena bisa jadi kita sendiri sebagai suami yang tergoda untuk mencoba yang perawan, atau setan yang menempel diketurunan kita.
Jadi fukirlah
13 Agustus 2011 pada 12:30 pm
makanya rasullulah mengajarkan suatu doa, agar keturunan kita tidak menempel setan.
26 Januari 2012 pada 3:20 pm
ass..
setiap manusia memmpunyai kekurangan dan kelebihan..
dari situ manusia hidup saling munutupi satu sama lainya, itu takdir khidupan dunia..
kita di beri kaki untuk selalu melangkah dn bkan mundur, begitu juga seperti pndangan hidup,, harus sellu mehat kedepan, kedepan dn terdepan..
ketahuilah masa lalu bisa membutakan mata bathin anda, hidup hnya sekali manfaatin hidup sebaik2nya hnya untuk dunia dn akhirat semata2 karena ikhlas lillahi ta’ala..
yang kita lihat seberpa besar amal dn tanggung jwab kita ddlam keluarga untuk tujuan akhirat, krna itu bagian utama kita setelah menumpang dimuka bumi Allah..
dan tidak sekali2 melihat keperwanan pada wanita, sadari janda pun gak masalah,, asal dia mmpunyai hati yg luar biasa untuk sama2 memilki niat tujuan nikah hnya semata2 bertaubat lillahi ta’ala..
dan ingin mnjadi kluarga sakinah mawwardah warahmah..
11 Desember 2010 pada 1:37 pm
Setelah baca semua komentar di atas….
Saya hanya ingin bilang….
1. Saya setuju dengan salah satu komentar “KEPERAWANAN HANYA DINIKMATI SATU MALAM, TAPI KEBAIKAN KESHOLEHAN SEORANG ISTRI BISA DINIKMATI SEUMUR HIDUP, HINGGA MAUT MEMISAHKAN”
2. HANYA ORANG2 YANG YAKIN BAHWA DIRINYA ADALAH SUCI DAN NOL DARI DOSA YANG BOLEH MENGHAKIMI (BAIK SECARA PENILAIAN MAUPUN TINDAKAN) SEORANG WANITA YANG TIDAK PERAWAN ATAUPUN SEORANG LAKI2 YANG TIDAK PERJAKA. JIKA KALIAN TIDAK YAKIN APAKAH KALIAN SUCI DARI SEGALA JENIS DOSA, JANGAN PERNAH BERANI MENILAI DAN MENGHAKIMI, NILAI DAN HAKIMILAH DIRI KALIAN TERLEBIH DAHULU, SEBELUM ORANG LAIN BAHKAN ALLOH YG MENGHAKIMI KALIAN.
13 Agustus 2011 pada 1:47 pm
renungan : Kenapa kita sabagai anak terjerumus kedalam kubangan dosa zina tersebut? karena kita telah durhaka kepada Ibu bapak dan telah menistakan mereka. Dan Allahpun akan menistakan kita. Tobat nasuha kepada Allah dan minta ampun kepada bapak kita. Perzinahan itu terjadi saat kita masih dalam pengawasan/tanggung-jawab mereka. Harga diri/kehormatan mereka jadi tercoreng dan sudah pasti jadi kehinaan didunia ini, Diakhirat mereka juga akan dimintai pertanggung jawaban atas dosa yg telah kita lakukan. Jangan pernah menuntut untuk bahagia dg jalan pernikahan, apalagi sampai mencela/menyalahkan orang lain, karena kebahagiaan dalam pernikahan tersebut telah kita gadaikan saat berzina, kita telah mencurangi sang suami, karena haknya telah kita berikan kepada orang lain. pedahal kita tahu bahwa perbuatan yg kita lakukan tersebut mungkin lebih lebih hina/rendah daripada apa yg telah dilakukan oleh seorang pelacur. Ikhlas atas hukuman yg telah dijatuhkan oleh Allah , tidak menyalahkan orang lain atas dosa yg telah kita lakukan.
Ibu/bapak maafkan anakkmu ini yg telah mendurhakai kalian, suamiku ampunilah isterimu yang telah mengkhianati engkau, Ya allah ampunilah kami yg telah berzina. berilah
9 Februari 2011 pada 10:42 am
keperawanan hny dinikmati dlm mlm pertama, namun perilaku soleh dr seorang wanita yang notabene tdk perawan dan sudah bertobat dpt dnikmati spnjang hayat suami…
ak jg slh satu wanita yg sdh tak perawan, yg direnggut oleh pria non islam secara paksa hnya agar ku mau mnikah dgnny dan mngikuti keyakinannya.
namun, cinta dan keyakinanku trhadap Allah jauh lebih besar, aku pun tak ingn murtad. dgn pnuh harap dan keyakinan, kelak suatu saat kudapati laki2 trbaik untuk dunia dan akhiratku yg ditkdirkan Allah untukku…
untuk pra wanita yg sdh tak perawan jgnlah berkecil hati, kembali lah kpd Allah, penyerahan diri sedalam2nya…
insyaAllah jiwa kalian tenang dan mndapatkan pndamping yg terbaik bagi kalian, dalam agama aklian, dalam kehidupan dunia dan akhirat.
13 Agustus 2011 pada 12:31 pm
Azab Allah sangat pedih dan itu pasti terjadi
13 Agustus 2011 pada 2:16 pm
Kalau diperkosa itu ngak dosa, tapi kalau karena pacaran ya sudah jelas dosa. Maha benar Allah
19 Maret 2011 pada 10:56 pm
Istri saya juga sudah tidak perawan ketika nikah, dan dia pernah cerita bahwa dia sudah tidak perawan ketika kami pacaran, dan saya bs menerima tp dalam hati, saya ingin tau tentang bagaimana sampe dia bisa melakukan zina itu dgn paacarnya sblnya, apakah dia lakukan dgn senang dan suka rela atau dgn paksaan dan dibohongi mau dinikahi…. apakah pertanyaan saya ini perlu dijawab ama istri saya atau tidak … tolong komentarnya dari para wanita
18 April 2011 pada 5:40 am
Hidup itu emang serba salah. Saya punya pcr yg skrng katanya gak perawan, dia melakukan hubungan intim selama setahun dgn pacarnya lalu kemudian ditinggal tanpa sebab yg jelas, tp semua itu ia katakan setelah hubungan kami berjalan 5 bulan dan sama sama berkomitmen utk menikah. Awalnya saya sudah sering tanya tentang keperawanan nya dan ia slalu jwb msh perawan. Entah mengapa ia gak bisa merahasiakan nya lagi dan stlh tau semua itu maka saya merasa skt sekali. Pertanyaannya di sini haruskah saya jd seorang pahlawan utk nya? Kenapa harus saya? Padahal saya msh perjaka dan slalu menjaga syahwat saya dari zinah. Gak apa apa saya menikahi nya kalau memang ia mencintai saya tp ijinkan saya menikahi wanita perawan lain sebelum ia saya jadikan istri maka saya akan menjadi suami yg slalu menyayangi nya.
13 Agustus 2011 pada 12:34 pm
masih banyak gadis lain yg masih menjaga kesucianya, terhadap merekalah kamu lebih pantas untuk memuliakanya, sesungguhnya janji allah pasti benar
13 Agustus 2011 pada 1:55 pm
Sudah pasti wanita yg kamu cintai itu tidak baik bagimu, Sangat banyak kaum muslimah yg menjaga kehormatanya dirinya dari perzinahan, merekalah yg lebih pantas engkau cintai.
26 Januari 2012 pada 3:27 pm
cinta itu datang bukan kran dibuat dari kperibadian kita,,
tp cinta itu hadir krna anugrah tuhan..
kl emng itu jodoh, gak masalah yakinin aaj kl itu terbaik dr anugrah tuhan.
manusia hidup untuk menutupi kekurangn satu sama lainya..
yg kita lihat seberpa besar penyesalanya dn mau bertubat dr penyesalanya..
7 Juni 2011 pada 4:22 pm
ass..saya mau cerita..dan bertanya..saya mempunyai pacar yg cantik dan pintar..usianya masih muda..ketika memulai suatu hubungan dia jujur kpd saya..dia merasa tidak tega utk membohongi saya karena dia menganggap saya org baik..dia terbuka kpd saya karena saya orgnyarajin beribadah..dia blg bahwa dia sudah tdk perawan..antara dilema dan perasaan empati..saya tidak tega utk mengakhiri hub trsbt..saya menganggap dia mmpunyai sesuatu yg bisa mengganttikan itu smw..kepintarannya,prestasinya,cantik dan rajin beribadah…itu semua karena kebodohan masa lalunya..dan tiba2..mantannya kembali dan mengganggu hub kami..saya sempat benci dgn dia..knp mau2 saja di bodohi laki2 seperti itu..saya yg awalnya ikhlas menerima kekurangan dia,jd merasa kecewa…saya suruh dia utk kembali kpd mantannya..tp karena mantan nya sering berselingkuh,dia trauma dan memilih utk tidakkembali..dia mmilih utk tidak menikah seumur hidupnya..apa yg harus saya lakukan….saya seorang yg tidak tega melihat air mata wanita..
13 Agustus 2011 pada 1:15 pm
Janji Allah pasti akan terjadi
20 Juni 2011 pada 1:42 pm
Jangan lunak terhadap hukum agama. Generasi berikutnya akan menanggung sikap kompromis itu. Tidak perawan karena zina adalah perbuatan kotor hina tercela dan masuk dalam salah satu dosa besar. Pelaku sepantasnya mendapat sangsi agama dan sosial. Jangan sampai generasi penerus nanti menganggap biasa arti keperawanan. Yang sudah berbuat harap bertobat dan menjalani sisa hidup di jalan lurus. Jika masih belum tobat berarti belum mendapat hidayah.
13 Agustus 2011 pada 2:03 pm
Setuju bg nanang, Setiap perbuatan dosa jika tidak tobat nasuha, maka kita cenderung mencari alasan pembenar/ meringan-ringankan atas dosa yg telah kita lakukan, dan suka menyalahkan orang lain.
27 Juni 2011 pada 11:01 am
Yg jd masalah adalah.ktika kta menikah dg yg sdh tdk prawan kta menerima dg iklas krna kta tau manusia tdk ada yg smpurna.krna ksempurnaan hnya milik allah swt.tp d sisi lain hati mrasa berat menerima krna ..apakah bnar dlm hati istri hnya ada suami. Pstinya tdk ..d situlah ujian suami…kpd siapa suami mengadu..kpd siapa suami menuntut…apakah ada keadilan di hidup seorang suami..? Seumur hidup hnya siksa batin. Tp slalu brusaha iklas brharap d htinya hnya ada satu nama suami..!
13 Agustus 2011 pada 1:13 pm
Hukuman Allah pasti akan terjadi
13 Agustus 2011 pada 1:20 pm
Setiap hamba yg dihukum oleh Allah karena Dosa yg dilakukanya sudah pasti kita tidak akan berdaya untuk menolongnya, walaupun wanita itu adalah kekasih hati atau keluarga/kerabat kita sekalipun. Maha benar Allah
28 Juni 2011 pada 11:09 am
saya wanita polos dan wanita penakut, saya pertama kali pacaran dgn cowo dwsa, dia baik dan mau menjaga saya, tetai saya tergoda oleh orang ain yang umurnya tidak jauh dengan saya,
aku takut.
semenjak saya pacaran dengan dia (cowok baru) saya selalu dihantui rasa takut, karena baru saja kenal dia sudah merayu saya, dan saya sudah bilang padanya “kamu harus brejanji akan menjaga mahkota aku,karena itu sangat berharga bagiku” diapun berjanji, pada suatu hari, aku gak tau apa yang dia lakukan,kata dia hanya sebatas begini tidak akan merusak mahkota,aku pun percaya, dan aku bertanya kepada temanku, temanku berkata bahwa aku memang sudah tidak perawan, aku pun merasakannya pada saat ingin buang air kecil,perih dan ada sesuatu yang beda, dan akupun meannagis sejadijadinya tak henti, dan cowok akupun bilang katanya agar aku tak takut lagi, !
aku jadi ingat cowok masa laluku yang dewasa itu yang mau menjagaku, tapi cowokku yang sekarang malah merusak aku, dia berjanji akan bertanggung jawab .
tapi aku takut orang tuaku tau bahwa aku sudah tidak perawan, karena orang tuaku sudah menasehatiku agar aku menjaga keperawanannya.
apa yang harus aku lakukan ?
13 Agustus 2011 pada 12:36 pm
Takutlah kepada Allah karena sesungguhnya azab Allah sangat amat maha pedih.
13 Agustus 2011 pada 1:35 pm
Kenapa kita sabagai anak terjerumus kedalam kubangan dosa zina tersebut? karena kita telah durhaka kepada Ibu bapak dan telah menistakan mereka. Dan Allahpun akan menistakan kita. Tobat nasuha kepada Allah dan minta ampun kepada bapak kita. Perzinahan itu terjadi saat kita masih dalam pengawasan/tanggung-jawab mereka. Harga diri/kehormatan mereka jadi terhina, mereka juga akan dimintai pertanggung jawaban atas dosa yg telah kita lakukan. Jgn pernah menuntut untuk bahagia dg jalan pernikahan, karena kebahgiaan tersebut telah kita gadaikan saat berzina. pedahal kita tahu bahwa perbuatan yg kita lakukan tersebut mungkin lebih lebih hina/rendah daripada apa yg telah dilakukan oleh seorang pelacur. Ya allah ampunilah kami, Ibu/bapak maafkan anakkmu
28 Juni 2011 pada 11:21 am
dari dulu saya emang takut dengan hal yang emnyangkut keperawanan, mama selalu menasehati,dan aku sudah berjanji kepada mama akan menjaga mahkota aku !
hiks hiks hiks,
aku bingung ingin sekali mencurahkan isi hatiku ini , tapi entah kpda siapa.
sedangkan papa, tidak mengijinkan aku berpacaran, papa melarang ,kata papa nanti kalau sudah kerja kamu boleh pacaran,
dan aku mendambkana kelak aku ingin mempunyai lelaki yang dewasa baik, dan mau emnjadi pembimbingku,dan menjadi imanku,
aku pun berpacaran sembunyi-sembuunyi tanpa diketahui papa, aku sudah kira pacaranku yang searang hanya iseng, dan tidak terlalu serius, karena belum mendapat restu dari kedua orang tua !
tetapi yang sangat aku kecewakan, cowokku merebut mahoktaku tanpa aku ketahui,, kadang aku berfikir kenapa aku mesti jadi wanita yang polos,yang mudah ditipu,
harapan aku untuk mendapatkan suami yang dewasapun sirnalah sudah,
sampai saat ini rasa ketakutan itupun selalu menghinggapi fikiranku. walaupun dia mau bertanggung jawab, tapi aku masih tetap ingin pacaran sehat, tapi dia selalu marah jika aku menolak keinginannya ! bagaimana caranya agar dia mau menjauhi hal engatif itu >
aku bingung, dia akan meninggalkan aku jika aku tidak mau megikuti kehendaknya, sedangkan aku takut dan aku tidak mau seperti itu lagi..
mohon sarannya yah, ini lanjutan kisah ku yang di atas
4 Agustus 2011 pada 8:10 pm
saat ini aku dlm situasi yg membuat aku bingung, gmn ngak calon istriku jelas dah ngaku pernah berhubungan dngan laki lain HANCUR HATIKU, knapa dia ngaku disaat aku begitu mencintinya dan siap aku melamarnya. BINGUNG.
13 Agustus 2011 pada 12:37 pm
Kamu hancur dia cuaek aja tuh nampaknya, tanpa merasa berdosa
11 Agustus 2011 pada 9:57 am
Mencoba berbagi..
Ada 2 buku dan 1 kisah nyata yang menjadi referensi saya yaitu:
1. 30 kisah teladan, karya Abdurrahman Arroisy, salah satunya menceritakan pemuda sholeh yang ingin menikah dengan seorang Pekerja S K yang bertobat. Mereka berakhir bahagia.
2. Majalah hidayah, menceritakan seorang tentara sholeh yang akhirnya menikah dengan seorang Pekerja S K yang bertobat. Mereka berakhir bahagia.
3. Kisah dari kalangan non muslim yaitu Jendral Juan Peron yang menikah dengan seorang Pekerja S K yang bertobat bernama Evita dan sudah difilmkan oleh Hollywood. Mereka berakhir bahagia.
Bagi anda yang menikah dengan istri yang sudah tidak perawan dibutuhkan kesabaran, keteguhan hati dan keikhlasan yang sangat kuat untuk mengharapkan ridho 4wl SWT, berupa pahala yang besar. Hidup di dunia hanya sementara, bisa berusia 70 tahun sudah bagus jadi, jangan khawatir, di surga nanti sudah menanti bidadari-bidadari yang selalu perawan. Bagaimana ? Masih bimbang ?
13 Agustus 2011 pada 1:06 pm
Hi Bung Go lem: Riwayat ini bukanlah dasar hukum Islam dan tidak dapat dipakai sebagai pembenar atas suatu perbuatan yg jelas-jelas melangar perintah Allah. Jikalaupun cerita ini pernah terjadi, bukankah Pemuda/tentara sholeh tersebut mau menikahi PSK karena PSK tersebut merupakan seorang yg muiat (bangsawan sbb) melakukan pekerjaan tersebut adalah karena keterpaksaan dan ketidak berdayaanya (tidak memiliki kehendak bebas) ?. Zaman dahulu masih dikenal dengan pelapisan sosial di masyarakat, dan perbudakan. Suatu suku/bangsa yg kalah perang wanita jadi pampasan perang/Seorang putri raja bisa menjadi pelacur murahan jika tuan majikanya ingin memperlakukany demikian, Puteri raja tersebut bisa lari dari kenyataan apalagi gadis biasa, karena itulah hukum dan kebiasaan yg berlaku pada massa terseb, malahan dichina wanita pelacur dianggab sebagai lapiswan masyarakat tertentu dan diakui keberadaanya termasuk juga pengemis dan sebagainya, Tetapi ingat itu semua adalah DAHULU yang tdak bisa dibandingkan dg wanita yg melakukan zina karena bersenang-senang/mengumbar hawa nafsu atas dasar cinta kepada mahkluk, seperti wanita di zaman sekarang ini, Padahal semua itu mereka lakukan adalah dizaman tidak adalagi perbudakan dan kehendak bebas adalah milik mereka, makanya dibilang terjerumus dalam PERGAULAN BEBAS bung,
26 Januari 2012 pada 3:35 pm
yupz setuju bnget dg steatmen ini..
jg pernah ragu untuk mndapatkan gadis yg tdak perawan, hidup hanya sekali..
yg kita pkirin seberpa besar amal dn tnggung jawab anda sebagi seorang suami memmpin kluaga anda dengn cra hukum agama yg kita peljari..
jdilah seorang yg bijak..
18 Agustus 2011 pada 10:46 am
trauma ..trauma.. trauma itu yang bakal trjadi dalam kehidupan rumah tangga jika punta istri yang sudah tidak perawan karena penah berzinah.. bayangkan gmana rasanya ada pria lain yang sudah menindihi tubuhnya dan memasukan penisnya ke dalam vaginanya,,, sakit rasa hati ini… itulah knapa akhirnya aku menikah lagi dengan tidak menceraikan istri yang sudah tak perawan… jadi poligami,beristri 2 yang satu perawan yang satu tidak.. jadi itu solusinya..
18 September 2011 pada 12:14 am
Para perempuan mohon dijaga kesuciannya karna kasihan laki2 uda habis uang banyak untuk menikah ternyata dapat bekas pezina,
5 Oktober 2011 pada 5:32 pm
Aristian ronaldo: “Sangatlah pelik memang masalah ini. Sama persis dgn apa yg u katakan, hati ga bsa d bohongi… sangat sakit, walau coba buat mengubur prasaan itu, tpi tetap saja ga prnh bsa hilang sampai kapanpun. penderitaan batin sdh barang tentu kt rasakan sendiri sbg suami. Wanita yg skrg mnjdi istri kt ternyata pernah dgn mudah menyerahkan keperawanannya kpd laki2 lain yg semestinya hanya untuk di berikan kpd kt sbg suaminya. Ya ALLAH…
13 Desember 2011 pada 11:48 pm
Sy wanita yg sdh tidak perawan lg, smua terjadi karena kebodohan sy yg trmakan bujuk rayu mantan pacar sy yg sblmnya berjanji mnjaga kehormatan sy, sy sungguh menyesal, saat ini saya sdng menjalani hubungan yg ckup srius dgn seorg pria, sy mmberanikan diri jujur dgn keadaan sy,, dy amat terpukul dan kecewa, namun ktika sy tanya apakah dy menerima sy, dy jawab YA dy trima sy,, namun sy msh mrasakan kkcewaan dy yg mndalam, apa yg hrs sy lakukan, sy sngt mncintai pria ini, tp hati kecil sy mengatakan dy berhak mndapatkan yg lbih baik dr saya, tp apakah sy hrs mngorbankan prasaan sy, dan mnyia2kan org yg sdh mnerima sy..
18 Maret 2012 pada 12:00 pm
sya seorang wanita usia 24 tahun,,,jujur sya sudah tidak perawan lagi tpi bukan karna zina ,,, nauzibillah karna sya masih tau zina sangatlah dilaknat Allah……… keperawanan sya hilang karna kesalahan diwaktu kecil…………dulu sya pernah penasaran dengan film yang sering ditonton ma k2 sya shingga sya brusaha untuk tau meskipun dia melaranggg………
karna rasa penasaran yang dalam akhirnya sya mengintip lewat jendela dan astagfirullah ternyata film gituaann,,,,,,sejak saat itu sya jd suka masturbasi tapi tidak dengan cara memasukkan sesuati ,,sya hanya menggesek-gesekanny dengan cara duduk disofa atau ranjang……….sya sngat menyesallllllll karna sya tidak tau akibtx apaaa……….wktu smp bru sya mengerti kl sya sudah tidak perawan karna omongan temen2.sya tertekan ,,prestasi menurut dan sering kli ingin bunuh diri.tpi sya takut akan dosa
sekarang sya sudah wisata dan menjadi guru,,,,,,,dan seorang laki-laki mengajk saya ta’aruf dan secepatx mau menikahh
tap sya bingung apa yang harus saya lakukan????????
kalau sya jujur sya takut kehilangan dia
tapi kl sya tidak jujurrr sya takut dia kecewa dan merasa ditipu olehhh sya
mohooooonnn sarannya ya secepatx
makasih
27 Mei 2012 pada 9:14 am
saya belum menikah. saya mempunyai pacar yang sngat saya cintai. dia wanita berjilbab.
sampai pda suatu hari bisikan setan terlalu kuat smpai akhirnya kami melakukan itu dan kami lakukan itu berulang2. ttapi wlupun berulang2 sya selalu berusaha untuk tdak merobek keperawanannya. jdi sekedar utk melampiaskan hawa nafsu.
sampai suatu hari sya sadar dan ingin bertaubat. dan hanya ingin melakukan itu stelah saya nikahi dia nnti.
namun kenyataan yg saya terima sangat pedih. ternyata pacarku sudah tak perawan lgi dgn mantan pacarnya dulu.
dia bilang dia menyesal dan bertaubat. tpi mengapa dia melakukan itu lagi denganku. wloupun tdak smpe aku masukan.
sempat berpikir untuk memutuskannya. tapi sya sangat mencintainya. dia pun sangat mencintaiku.
dan alasan sya tdak memutuskannya krna diapun ingin bertaubat kmbali. kita ingin bersama2 bertaubat kmbali.
sya ingin membimbingnya ke jalan yg benar.
dan itu sudah terlihat dari keseharian dia. dia jdi lbih rajin sholat, baca qur’an, mngikuti forum2 pengajian dll.
tetapi sya masih ragu apakah dia sudah benar2 berubah?. karena sbelumnyapun ia bisa dblang lumayan rajin,
tpi ktika kita berduaan. ttap saja kita mlakukan itu.
dan skrg ini stelah sya bertaubat,saya ttap masih ragu apakah dngan saya bertaubat dia akan benar2 bertaubat?
dan satu lagi, sbenarnya aku tdak terima dgn kenyataan bahwa dia sudah tdk virgin lg. krna bayang2 itu slalu muncul.
dan slalu mendorongku untuk memutuskannya.
tapi dsisi lain sya ingin menjadi calon pendampingnya yg bisa membimbingnya menuju RidhoNya. karena saya melihat dia sangat mencintaiku dan memang dia sngat berharap sya bsa menjadi suaminya yg bsa membimbingnya.
dan itu tdi, dia sudah membuktikan perubahan2ny,
tolong nasihatnya… apakah saya harus putuskan dia? atau terus sya bimbing sampai kita menikah nanti?
karena kalau sya putuskan saya takut dia khilangan harapan dan kmbali sprti itu.
terimakasih……
15 Oktober 2012 pada 5:02 pm
jgn di tinggalkan. insyaallah ada cinta tulus di dalam hatinya untuk anda. mudah2an allah menaikkan derajat anda dgn menikahinya dan menjadikan nya istri yg sholehah. ingat, allah maha adil dan penyayang… semoga kalian di berikan kepercayaan dgn keturunan yg sholehah. aminn…..
15 Juni 2012 pada 2:22 pm
nice artikel
2 Juli 2012 pada 1:00 pm
ikhlas bisa..tapi proses menuju ikhlas yang susah untuk dapat menerima kenyataan tersebut……
3 Juli 2012 pada 8:40 pm
“Sebab kesucian hanya dapat dinikmati 1 malam, tetapi kebaikan & kesetiaan istri dapat dinikmati untuk selamanya”
Saya sangat suka dengan kata2 ini. Semua orang pasti ada masa lalu, dan tidak perlu kita ungkit. Yang seharusnya kita dan untuk selanjutnya kita la yang akan membawa istri jalan menuju taubat.
5 Juli 2012 pada 11:33 pm
saya jga salah satu dari suami yang mendapatkan istri yang tidak perawan lg,terkadang saya ingin meninggalkann dia karena merasa tertipu oleh dia, krena di msa lalu saya pernah mendekatinya tpi dia menolak saya setelah beberapa tak berjumpa saya dan dia bedrtemu kembali,karena saya masih punya perasan terhadapnya saya pun mendekatinya lg tpi kli ini dia menerima saya senang hatinya rasanya bisa bersama dengan orang yang saya cintai,tpi pada saat saya akan menikah dengannya dia baru jjur bahwa dia g perawan lg,HANCUR HATI PERASAAN G KARUAN KACAU MARAH DAN SAKIT HATI,menerima keadaan ini tpi apa daya karena persaan yang sangat sayang padanya .Saya mw menikahinya saya kira itu g jadi masalah tapi saya salah perasaan marah dendam karena dia pernah menolAk saya,stlah g perawan dia baru menerima saya,Terkadang saat saya tidur dengannya saya sellu membayangkan saat dia di perawani orng lain sakit bangt hati saya,rumah tangga saya pun seperti neraka km selalu bertengkar karena saya selalu mencari kesalahan dia karena dengan kesalahan dia yang kecil saya bisa memperbesarnya karena bayangan sat dia di kentot sama mantannya dengan itu saya bisa melampiaskan amarah saya dengannya Saya ingin sekali meninggalkan dia,tpi saya tidak bisa karena seorang istri yang baik dan sayang kepada saya,rajin dan pintar.tpi perasaan ingin menikmati perawan selalu menghantui hidup saya.Setiap saat saya harus menahan siksaan batin ini,siksaan batin ini terasa sangat berat dalam hdup terasa melawan musuh setiap saat ,karena hingga 2 tahun kami menikah saya belom jg di karunia anak perasaan tuk meninggalkan nya semakin kuat,saya harus bagaimana ya allah ampunilah dosa2 ini
11 Juli 2012 pada 7:45 pm
Saya tidak tau apakah langkah saya ini salah ataukah ada baiknya.
Saya sudah menikah dan sudah dikaruniai seorang putra, skrang anak saya msih brusia ±3bln. Tpi saya istri saya hmil dluar nikah, yg jdi permsalahannya adalah saya masih ragu apakah itu darah daging saya atau bukan. Sebab sama seperti mas, saya juga harus menerima seorang wanita yang sudah tidak perawan lagi. Namun karena cinta saya menerimanya. Tpi kini saya baru mengajukan perceraian dikrenakan saya selalu mengungkit masa lalu dia dan krena juga saya masih bimbang apakah itu anak saya atau tidak. Sebab banyak orang2 blang wjahnya tidak mrip sama saya. Saya jadi bingung untuk mengambil suatu keputusan yg nantinya demi kebaikan saya atau malah sebaliknya.
9 Juli 2012 pada 4:07 pm
Hormati wanita terlebih calon istri anda. Jika anda akan menikahinya, perlakukan ia dengan baik sebagaimana Allah memberikan lembaran baru tanpa noda kepada kehidupan orang-orang yang bertaubat..
12 Oktober 2012 pada 8:32 pm
Kenapa laki-laki perjaka harus menikahi wanita tidak perawan???? Kenapa orang lain menikmati keperawanan,kami yg harus bertanggung jawab/menikahi? Apa salah kami???
15 Oktober 2012 pada 4:48 pm
dengan menikahi wanita tak perawan lagi bkn berarti dunia akan runtuh. sebenarnya di balik wanita yg ga perawan lg ada luka, sakit yg mendalam, dan bs mengganggu psikologis wanita tersebut. sebenarnya, menikah pun wanita itu dgn perjaka / apapun itu laki – laki nya, msh ada beban psikologis yg mendalam di diri wanita tsb.trauma,luka mendalam. ingat, wanita adalah makhluk yg lemah dlm hal ini / apapun, kelihatan sj tegar tp…. sebagai suami yg menikahi wanita tsb, jgn berkecil hati…. yakin kan diri kalian kl msh ada cinta yg besar utk kalian dr mrk yg tersakiti oleh laki – laki yg tdk bertanggung jawab. bantu mrk melewati ms suramnya, pastinya dgn cinta dan kasih sayang kalian para suami yg di berikan Allah kehebatan di balik kebesaran hati kalian. Allah mempertemukan kalian para suami dgn wanita spt itu bkn tak ada maksud, mungkin kalianlah yg akan di tinggikan derajatnya di mata Allah, apalagi jika kalian berhasil menjadikan nya wanita sholehah. dan jangan lah kalian mengungkit masa lalu dr istri -istri kalian yg sdh tdk perawan lagi. krn itu akan menyakiti hati istri kalian yg sdh memberikan kalian cinta dan kasih sayang yg tulus selama ini…mendampingi dlm keadaan susah dan senang. apalg hingga smpe mempunyai anak. pikirkan perjuangan mrk, mengandung, melahirkan berjuang antara hidup dan mati, merawat anak kalian. itu sdh menunjukkan besarnya pengorbanan cinta mrk ke kalian para suami nya sekarang…sebenarnya mrk pun tak ingin terjadi pd mrk. tp semua sdh suratan dr yg menciptakan mrk dan kalian pr laki – laki.. jgn hukum mrk dgn kata – kata yg menyakitkan dan meninggalkan mrk sendirian dlm keterpurukannya. jgn menghakimi mrk, biarlah sang pencipta mrk dan dirimu yg menghakimi mrk kelak…. semoga kalian para suami yg ikhlas, di berikan tempat yg terindah kelak bersama2 istri yg sholehah…..aminnn…..
29 Oktober 2012 pada 12:27 am
Aamiin.Aamiin.Aamiin….
1 November 2012 pada 4:23 pm
wanita yang tidak perawan jujurlh dengan pasangan kalian sebelum menikah,,insyaalh cinta membutakan laki2 itu dengan pentingnya keperawanan,,dan bagi laki2 memang tidak dapat dipungkiri semua ingin memiliki istri yang perawan namun semua keinginan tidak harus kita dapatkan, yakinlah dibalik semua ada hikmahnya banyak2lh bersyukur karena janji allah semakin banyak kita bersyukur akan ditambah nikmatnya,,
rugi kawan kita menyia2kan dan menyakiti istri/calon yang sudah tidak perawan,dan akan membuat cintanya ke kita berkurang,,toh andai kita dapat yang perawan tapi gak sayang n da nikah ribut trus gmna??males juga kan mw sering2 berhubungan badan??
yakinlah bahwa mantan dy yang telah jebol perwnnya n ninggalinya dy tidak akan bangga karena mendapatkan perawan, seandainya dy tw wanita itu baik n mampu membahagiakan keluarganya waktu bersama kita.
udahlah sob gak usah panik n kcwa lama2 dapat bini gak perawan..yakinlah allah maha tahu yang terbaik bagi umatnya,,
lanjutkan…bagi yang dapat clon/istri yang tidak perawan selagi lo pikir dy baik n bakal buat kita bahagia..
n inget, rasul qt yang masih perjaka ja mw nikahin janda..
8 Januari 2013 pada 12:30 am
saya.
10 Januari 2013 pada 1:26 am
mamang dibalik pengakuan istri yang jujur ada rasa sakit dan kecewa yang luar biasa.tapi rasa sakit itu hilang dan berganti dengan kebahagiaan yang luar biasa pula bila kita ikhlas menerimanya.
9 Maret 2013 pada 2:16 am
maaf…saat saya pacaran…saya selalu menayakan akan kesucian pacar saya…saya lakukan itu karna saya sudah berniat akan menikahinya….
sy g tau jln hidup saya kok sprt ini….2 kali sy ga jd nikah karena calon sy ternyata ga perawan…{ dia mengaku }dan akhirnya saya bertemu dgn istri saya…sebelum saya lamar dan nikahi dia saya sudah menanyakan hal yg sama sprti mantan2 saya…diapun menjawab….”aku belum pernah meakukan zina pada lelaki manapun”setengah bulan kemudian kami menikah…pada pada hari pertama dia menjadi istriku,pada siang harinya ada no baru yg nelpon ke no ku,dan dia bilang ingin bicara dgn istriku..pembicaraan lelaki itu cukup jelas ku dengar,,,dia berkata “aku minta maaf karena telah merenggut kesucian mu”saat aku minta hp itu agar aku dapat bicara langsung dengan laki2 itu oleh istriku panggilan itupun diakhiri…seolah dia takut aku tau semuanya….adu mulut pun terjadi antara aku dan istriku…sampai aku tantang dia untuk bersumpah dan bernazar dia pun menyangupinya..dan bilang”klu aku berbohong aku siap menanggung resikonya apapun itu meskipun aku harus mati atau busuk”ucapan itu yg buat aku sedikit tenang,,aku fikir tidak mungkin orang berani sumpah bila dia bbohong….dan malampun datang…itulah malam pertama.aku lelaki yg bodoh…tidak bisa membedakan mana perawan dan tidak..namun rasa curiga ada,,,tpi krna aku gak tau akupikir,,,mungkin emang seperti ini….
aku pernah berdoa dalam gelisahku….”ya allah,apabila istriku membohongi aku maka jgn panjangkan rumahtanggaku,tpi bila dia jujur,,aku ingin bersamanya sampai akhir hayatku”
9 bulan berlalu…..tpi selama itu masalah selalu ada entah darimana saja asalnya,,,tak pernah dalam 1 hari tidak ribut…sampai keluargapun turun tangan karena sudah parah….
akhirnya hubungan kekeluargaan orang tuaku dan mertuakupun jadi renggang…
beberapa bulan kemudian lahir seorang anak,,dgn jalan oprasi…
berselang beberapa minggu,,,ribut kembali..kali ini pemicunya mertuaku…
sampai RT/RW datang untuk mendamaikan…dan akhirnya istriku pulang kerumah ortunya..disanalah dia sakit…badanya bengkak,,,,dan membusuk…sampai rambutnya yg panjangpun harus dipotong habis,,,,,
akufikir2 sakitnya dia persis dgn sumpah dia,,,3 bulan dia sakit sprti itu..
10 bulan berikutnya aku berusaha untuk mencari jawaban dari istriku langsung….{ soal kesucian dia }1 jam aku memaksa dia untuk mengaku yg sebenarnya,,, dia berkata “aku minta maaf karena selama ini aku berbohong bahwa sebenarnya dugaan abang selama ini benar klu aku tidak perawan lg”…………….TAU GAK GIMANA RASANYA DGR UCAPAN SEPERTI ITU…….BELUM PRNAH AKURASAKAN SAKITHATI SPRTI INI…….
sampai sekarang tidak seharipun aku lupa ucapanya itu…..
dan disaat ingat……sakit itu terasa kembali meskipun aku berusaha keras lupain semua itu,,,,TETEP GAK BISA……….
aku takut,,,bila aku teruskan,,aku akan menyakiti dia dengan ucapanku
tpi bila tidak ku teruskan aku merasa iba padanya….
serba salah………..
YG PALING SAKIT KU DGR DARI UCAPANYA 5 KALI DIA MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM ITU BERSAMA LELAKI anjing itu…………….
ada yg tau solusinya……..? HELP ME PLEASE…………………………………………………..
10 Maret 2013 pada 9:08 pm
sabar
3 April 2013 pada 3:04 pm
Kalo gak perawan terus terang aja sama calaon suami, meskipun ditutupi juga akan ketauan lebih baek terus terang dimuka supaya tidak penyesalan di belakang hari…….
23 April 2013 pada 9:04 pm
terharu baca artikel ini , sampai nangis gini ..
ya alloh aku banyak dosa ..